Tipe Data Pada Bahasa Pascal

Hallo sahabat berbagi, ini dia posting yang lupa saya buat sebelumnya, Tipe Data Bahasa Pascal.

Penggunaan tipe data ini sangat penting pada semua bahasa pemrograman bukan pascal saja. Karena pengunaan tipe data yang benar akan menjamin kesuksesan program yang tepat. Tipe data juga berpengaruh terhadap memori yang dibutuhkan oleh suatu program. Baiklah, langsung saja ke pokok bahasan.

1. Tipe Data Bilangan Bulat (Integer)

Untuk tipe data bilangan bulat pada pascal disebut dengan integer. Bilangan bulat merupakan bilangan yang tidak terdapat bilangan pecahan, contohnya -15, 0, 4, 573 dan seterusnya. Tipe data bilangan bulat dibagi lagi menjadi beberapa kategori seperti pada tabel berikut.

Tipe Data

Ukuran Tempat

Rentang Nilai

Minimum

Maksimum

Shortint

1 byte

-128

127

Integer

2 bytes

-32768

32767

Longint

4 bytes

-2147483648

2147483647

Byte

1 byte

0

255

Word

2 bytes

0

65535

Penggolongan tipe data bilangan bulan tersebut dimaksudkan untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan, misalkan untuk suatu perhitungan dari suatu variabel bilangan diperkirakan nilai maksimumnya adalah 32767, kita cukup mendeklarasikan variabel bilangan sebagai integer, daripada sebagai longint yang nilai maksimumnya jauh lebih besar.

Penggunaan tipe data yang tidak sesuai dengan tipe data yang diinginkan atau melebihi rentang maksimum akan menghasilkan keluaran yang tidak sesuai, misalkan dibutuhkan nilai x sadalah 255 dan tipe data yang digunakan adalah shortint maka akan menghasilkan angka -1. Karena rentang maksimum tipe data shortint adalah 127, dan total rentang nilai dari -128 sampai dengan 127 adalah 256. Jadi nilai -1 berasal dari 255 – 256.

2. Tipe Data Bilangan Pecahan

Nama dari tipe data bilangan pecahan adalah real. Bilangan real merupakan jenis bilangan pecahan, dapat dituliskan secara biasa ataupun model scientific. Tipe data bilangan real dibagi menjadi beberapa kategori seperti pada tabel berikut:

Tipe Data

Ukuran Tempat

Rentang Nilai

Minimum

Maksimum

Real

6 bytes

2.9e-39

1.7e38

Single

4 bytes

1.5e-45

3.4e38

Double

8 bytes

5.0e-324

1.7e308

Extended

10 bytes

3.4e-4932

1.1e4932

Comp

8 bytes

-9.2e18

9.2e18

Pada bilangan real 2.9e-39, huruf e merupakan simbol perpangkatan 10. Jadi bilangan 2.9e-39 mempunyai nilai sama dengan 2.9 x 10-39.

3. Tipe Data String

Nama dari tipe data string adalah string. Tipe data string adalah kumpulan dari beberapa karakter dan panjangnya tidak boleh melebihi 255 karakter. Jika string mengandung tanda kutip satu (‘), maka tanda kutip tersebut harus diberi tanda kutip lagi, atau dengan kata lain sebuah tipe data string harus diapit tanda kutip satu.

Ukuran tempat untuk tipe data ini adalah 2 sampai dengan 256 byte, dengan jumlah elemen 1 sampai dengan 255.

Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang, karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya. Misalkan, var x : string [10], karena string merupakan larik dari karakter. Maka x[1] merupakan karakter pertama dari string, kemudian x[2], merupakan elemen kedua, dan seterusnya. Jumlah dari karakter yang dapat diinputkan dibatasi sampai 10 karakter saja.

4. Tipe Data Karakter

Untuk tipe data karakter ditulis dengan nama char. Tipe data ini menyimpan karakter yang diketikkan dari keyboard, memiliki 266 macam yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Contohnya ‘a’, ‘Y’, ‘+’, ♥, dan sebagainya. Domain karakter adalah huruf di dalam alphabet,  tanda baca, operator aritatmatika dan karakter-karakter khusus. Yang perlu diingat bahwa dalam menuliskannya harus dengan memakai tanda kutip tunggal (’…’). Jenis data ini memerlukan alokasi memori sebesar 1(satu) byte untuk masing-masing data.

5. Tipe Data Logika

Untuk nama tipe data logika adalah boolean (berasal dari nama seorang ilmuan matematika , George Boole). Tipe data logika memiliki 2 tetapan yaitu True (benar) dan False (salah), karena pada tipe data ini hanya memiliki dua domain nilai. Sebagai bilangan ordinal boolean True mempunyai nilai 1(satu), sedangkan False nilainya adalah 0(nol)

Berikut adalam macam-macam tipe data boolean dan operasi yang dapat dilakukan dengan tipe data logika adalah sebagai berikut:

Tipe Data

Ukuran

Boolean

1 byte

ByteBool

1 byte

WordBool

2 byte (1 word)

LongBool

4 byte (2 word)

Definisi

Pascal

Negasi

Not

Konjungsi

And

Disjungsi Inklusif

Or

Disjungsi Eksklusif

Xor

Operator penghubung untuk tipe logika adalah =, <>, >, <, >=, <=, IN

6. Tipe Data Structured

Tipe data structured merupakan tipe data yang terdiri lebih dari satu nilai. Jadi misalkan kita menginputkan 2 nilai maka kita dapat membuat 2 nilai yang berbeda. Tipe data structured masih dibagi lagi menjadi beberapa bagian yaitu:

Tipe Array

Tipe data array atau larik adalah suatu bentuk struktur data yang menampung satu atau lebih dari satu data yang sejenis (bertipe data sama), yang diwakili oleh satu nama variabel yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam array dinyatakan dengan nomer indeks. Array mempunyai tipe indeks yang merupakan batasan nilai.

Tipe Record

Sama seperti tipe array yang memiliki fungsi untuk menampung lebih dari 1 data, namun tipe data record dapat menampung data dengan variabel yang berbeda. Jadi dengan tipe data record, dapat dikumpulkan beberapa item data yang masing-masing mempunyai tipe data berbeda-beda. Masing- masing item data disebut field.

Mari saling berbagi dengan selalu meninggalkan komentar ya sahabat😀

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan komennya
\m/ ^_^ \m/

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: